Kecerdasan Buatan dan Permainan
Kecerdasan Buatan dan Permainan (AI and Games)
Kecerdasan Buatan vs. Game AI
Kecerdasan
Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur
dalam konteks ilmiah atau Intelegensi Artifisial (bahasa Inggris: Artificial
Intelligence atau hanya disingkat AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas
ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan
dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan
seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan
kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika
fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Game
adalah permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi.
Permainan game merupakan bidang AI yang sangat populer berupa permainan antara
manusia melawan mesin yang mempunyai intelektual untuk berpikir. Komputer dapat
bereaksi dan menjawab tindakan-tindakan yang diberikan oleh lawan mainnya.
Salah
satu komputer yang ditanamkan AI untuk game bernama Deep Blue. Deep Blue adalah
sebuah komputer catur buatan IBM pertama yang memenangkan sebuah permainan
catur melawan seorang juara dunia (Garry Kasparov) dalam waktu standar sebuah
turnamen catur. Kemenangan pertamanya (dalam pertandingan atau babak pertama)
terjadi pada 10 Februari 1996 dan merupakan permainan yang sangat terkenal.
Kini
telah banyak berkembang game AI yang semakin menarik, interaktif, dan dengan
grafis yang sangat bagus. Ditambah dengan kemajuan teknologi jaringan komputer
yang semakin cepat, sudah banyak terdapat game-game AI yang berbasiskan online.
Tidak sedikit orang yang tertarik dengan game saat ini. Mereka memainkan game
untuk mengisi kekosongan waktu mereka atau pun melatih skill mereka dalam
berpikir.
Mode Game AI
Salah satu unsur yang
berperan penting dalam sebuah game adalah kecerdasan buatan. Dengan kecerdasan
buatan, elemen-elemen dalam game dapat berperilaku sealami mungkin layaknya
manusia.
Game AI adalah
aplikasi untuk memodelkan karakter yang terlibat dalam permainan baik sebagai
lawan, ataupun karakter pendukung yang merupakan bagian dari permainan tetapi
tidak ikut bermain (NPC = Non Playable Character). Peranan kecerdasan buatan
dalam hal interaksi pemain dengan permainan adalah pada penggunaan interaksi
yang bersifat alami yaitu yang biasa digunakan menusia untuk berinteraksi
dengan sesama manusia.
Contoh media
interaksi ialah:
- Penglihatan (vision)
- Suara (voice)
- Ucapan (speech)
- Gerakan anggota badan (gesture)
Untuk
pembentukan Artificial Intelligence pada game ternyata digunakan pula algoritma,
yaitu jenis pohon n-ary untuk suatu struktur. Implementasi pohon (tree) ini
biasa disebut game tree. Berdasarkan game tree inilah sebuah game disusun
algoritma kecerdasan buatannya. Artificial intellegence yang disematkan dalam
sebuah game yang membentuk analisis game tree biasanya merepresentasikan
kondisi atau posisi permainan dari game sebagai suatu node, dan
merepresentasikan langkah yang mungkin dilakukan sebagai sisi berarah yang
menghubungkan node kondisi tersebut ke anak (child) sebagaimana representasi
suatu pohon (tree).
Namun,
biasanya representasi langsung tersebut mempunyai kelemahan, yaitu representasi
data pohon akan menjadi sangat lebar dan banyak. Mungkin bagi sebuah mesin
komputer mampu melakukan kalkulasi sebanyak apapun masalah, namun game tree
yang lebar dan besar memberikan beberapa masalah, antara lain konsumsi proses
memori, kapasitas penyimpanan yang cukup besar dan kinerja yang kurang pada
konsol game berspesifikasi rendah. Karena itu dibentuklah beberapa algoritma
dan penyederhanaan bagi sebuah game tree.
Pada
salah satu contoh game klasik, yaitu tic tac toe, penyederhanaan dapat
dilakukan dengan berbagai metode. Salah satu diantaranya adalah minimax. Metode
ini berhasil diterapkan dan memberikan nilai reduksi yang cukup signifikan. Dan
tidak hanya bisa digunakan secara monoton, minimax juga bisa digunakan untuk
game-game yang lebih rumit seperti catur, tentunya dengan algoritma dan
representasi berbeda.
Minimax
yang merupakan salah satu metode penerapan (implementasi) pohon n-ary pada
suatu game, menandakan bahwa implementasi struktur (pohon khusunya) sangatlah
diperlukan pada pembuatan dan penerapan Artificial Intelligence, dan tidak
menutup kemungkinan ilmu dan metode baru yang lebih canggih akan ditemukan di
masa depan.
Jenis Game AI
1. Fun Games :
Permainannya seperti skate board,
bilyard, catur, puzzle, tetris, golf, Windows Entertainment Pack Games dan
semua permainan yang animasinya sedikit dan pembuatannya relatif mudah.
Permainan semacam ini terlihat mudah dari segi grafiknya tetapi biasanya sulit
dalam algoritma.
2. Arcade Games :
Semua permainan yang mudah
dimengerti, menyenangkan dan grafiknya bagus walau biasanya sederhana.
Pengertian mudah dimengerti dan menyenangkan dikarenakan permainan ini hanyalah
berkisar pada hal-hal yang disenangi umum seperti pukul memukul, tembak
menembak, tusuk menusuk, kejar mengejar dan semua yang mudah dan menyenangkan.
Yang termasuk kedalam permainan
jenis ini adalah Prince of Persia, Street Fighter, Golden Axe, Grand Prix,
Robocop.
3. Strategic Games :
Biasanya permainan strategi perang
atau bisa juga permainan lain tetapi tetap saja memerlukan strategi untuk
memenangkannya seperti startegi bisnis dan strategi politik.
4. Adventure Games :
Terbagi atas tiga macam yaitu
petualangan biasa (Multi Layered Adventur), Dungeon-Underworld Adventure (3D
Adventure) dan Roll Playing Game Adventure. Grafik jenis permainan ini
benar-benar sulit. Contoh beberapa permainan jenis ini adalah Space Quest IV,
Labyrinth of Word, War II dan Diablo.
5. Simulation Games :
Dari semua jenis permainan yang
ada, masing-masing memiliki tingkat kesulitan dan kemudahannya, jika bukan
algoritmanya maka akan mudah dalam hal animasinya, akan tetapi games simulasi
bisa disebut sebagai jenis permainan yang paling sulit, baik algoritma
pembuatannya maupun animasinya. Permainan jenis ini juga yang paling membuat
pusing dibandingkan dengan permainan jenis lainnya.
Algoritmanya sangat sulit sebab
harus memperhitungkan semua kejadian dalam kondisi sebenarnya. Berbagai efek
animasi yang dibuat tidak cukup bermodalkan ahli grafik dan algoritma saja,
tetapi sedikitnya harus mengerti persoalan matematika, teknik dan fisika.
Contoh permainan jenis ini adalah Stellar7, F-15 Strike Eagle, Flight Simulator
98, F-14 Tomcat, F-16 Falcon, Jet Fighter.
Source :
Comments
Post a Comment